TEUPO HEULA

TEUPO HEULA

Senin, 08 Februari 2016

Penemuan kota bawah tanah kuno yang berusia 5000 tahun

Penemuan menakjubkan ini yang dilansir dari dailymail berawal dari pembangunan di wilayah sekitar benteng nevsehir, di wilayah cappadocia, turkey. Para pekerja bangunan tak sengaja menemukan labirin yang merupakan pintu masuk ke kota bawah tanah kuno yang berusia 5000 tahun hanya beberapa meter di bawah tanah. Daerah ini memeang terkenal dengan formasi batuan yang menakjubkan, lembah dan tempat persembunyian bawah tanah kuno, yang telah diukir dari abu batuan vulkanik.
Penemuan Terbaru dianggap sebagai kota bawah tanah terbesar di Cappadocia, terdiri dari 3,5 mil (7km) terowongan, gereja rahasia, makam dan tempat berlindung yang aman.

Provinsi Nevşehir juga merupakan situs arkeologi terkenal. Pernah menjadi bagian dari Kekaisaran Romawi, daerah ini merupakan sisa-sia daerah pemukiman. Salah satu contohnya adalah Derinkuyu, sebuah kota bersejarah bawah tanah yang merupakan rumah bagi sekitar 20.000 orang selama era Bizantium. Ini terdiri dari beberapa tingkat, yang semuanya diukir dari batuan vulkanik yang ada. Sistem terowongan yang luas yang digunakan untuk menghubungkan satu kota dengan yang lain.


http://www.athba.net/

Terletak di dekat kota Kayseri, situs ini pertama kali ditemukan selama pelaksanaan proyek perumahan, oleh pemerintah turkey. Ini merupakan penemuan kota bawah tanah terbesar, Meskipun lebih 90 juta Lira Turki ($ 38 juta) telah dihabiskan untuk proyek, Mehmet Ergün Turan, kepala admistrasi pembangunan perumahan turkey, percaya bahwa besarnya biaya yang dikeluarkan untuk proyek pembangunan tak sebanding dengan besarnya penemuan situs menakjubkan ini. 

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

Dewan kebudayaan dan pelestarian alam turkey mengatakan ini adalah penemuan sebuah situs arkeologi penting. Sejauh ini, bagian dari berbagai terowongan tersembunyi, galeri dan gereja telah diidentifikasi dari reruntuhan. Selain itu, 44 artefak lainnya telah diamankan dari situs tersebut.

Sumber

Misteri Peradaban yang Tak Terpecahkan

http://www.athba.net/

Baalbek-Misteri Peradaban yang tak Terpecahkan. Dalam sejarah planet kita masih banyak misteri yang belum terpecahkan hingga hari ini, salah satunya adalah kompleks bangunan-bangunan kuno yang dibangun tidak diketahui oleh siapa, kapan dan bagaimana cara membangunnya.

Salah satu misteri kota kuno Baalbek , yang terletak di Lebanon. Sebuah kota besar yang merupakan salah satu pusat agama dan budaya dari dunia kuno. Tapi sekarang Baalbek hampir sepenuhnya hancur dan terlupakan. Baalbek adalah kota yang terletak di Lembah BekaaLebanon pada ketinggian 1,170 meter (3,840 ft) di sebelah timur Sungai Litani. Baalbek terkenal karena reruntuhan kuil Romawi di wilayah ini. Reruntuhan kuil di Baalbek merupakan salah satu harta karun Romawi terbesar yang ada di Lebanon, dan dapat dimasukan kedalamTujuh Keajaiban Dunia Kuno.


http://www.athba.net/

http://www.athba.net/

http://www.athba.net/


Teras Besar Baalbek

Bangunan paling menarik di Baalbek disebut teras besar. Terbuat dari blok batu besar seberat 300 hingga 1000 ton (bandingkan berat rata-rata dari blok batu di piramida Cheops yang hanya "2,5 ton"), dan batu-batu tersebut ditumpuk tanpa bahan lain untuk perekat apapun dan berdiri dengan hitungan sangat akurat.

Teras besar Baalbek adalah tempat di mana orang-orang Romawi membangun sebuah kuil untuk dewa tertinggi mereka - Jupiter. Kuil Jupiter kini telah hancur oleh gempa kuat. Yang tersisa dari kuil jupiter hanyalah 6 kolom setinggi 22 meter, yang berdiri kokoh hingga hari ini.


http://www.athba.net/

Tiga dinding teras dilapisi dengan sembilan baris blok monolitik, masing-masing berukuran 11 x 4,6 x 3,3 meter dan berat lebih dari 300 ton. Satu dinding lainnya bahkan merupakan batu pahatan terbesar di dunia, sekitar 1.000 ton, dimensi berukuran tidak kurang dari - 29 x 4 x 3,6 meter. Tembok ini lebih dikenal sebagai Trilithon.

Baca juga: kota kuno 5000 tahun

http://www.athba.net/

Batu selatan- sebenarnya adalah sebuah blok batu yang sedang dalam tahap proses pemahatan karen sebagian dari batu belum lepas dari batu induknya. Batu selatan ditemukan di sebuah tambang, satu kilometer dari pusat kota baalbek. Monolit dengan berat lebih dari 1000 ton.
Baca juga: piramida di sudan

http://www.athba.net/

Kuil Bacchus, salah satu kuil yang cukup terawat dan itu jauh lebih baik daripada kebanyakan bangunan di Baalbek.

http://www.athba.net/

Siapa dan kapan?

Saat ini belum ada sumber yang bisa menjelaskan akan pertanyaan kapan dan siapa yang membangun Baalbek. Oleh karena itu, sejarawan dan peneliti hanya bisa menebak. Seperti usia teras baalbek diperkirakan dibangun pada abad ke 5 SM dan bahkan diperkirakan bahwa teras baalbek telah menjadi keajaiban dunia pada waktu itu. Banyak pendapat dan asumsi yang di lontarkan dari berbagai pihak, orang dapat berargumentasi bahwa Roma memiliki pengetahuan maupun teknologi yang memungkinkan untuk memindahkan batu-batu 1.000 ton dan bahkan lebih. namun teori-teori itu belum sanggup menjelaskan secara detail tekhnologi apa yang bisa menghasilkan konstruksi semegah dan sebesar baalbek. 


http://www.athba.net/



http://www.athba.net/



Bagaimana cara membangun itu?

Pertanyaan ini tidak kalah menarik, karena itu mungkin berhubungan dengan struktur bangunan kuno lainnya di planet ini,seperti karya-karya besar seperti piramida Mesir, piramida Maya, atau Angkor Wat di kamboja ... , dengan teknik dan teknologi apa teras besar baalbek di bangun?

Satu-satunya hal yang dapat di jelaskan adalah bahwa blok batu raksasa yang diproses menggunakan pahat yang paling umum. Sulit untuk membayangkan berapa banyak waktu yang dibutuhkan pekerja untuk menyelesaikan satu blok batu itu.Bagaimana memindahkan batu-batu berat tersebut dari tambang dengan jalan yang terletak melalui dataran bergelombang ke lokasi pembangunan masih merupakan misteri. Dan pada akhirnya, teras besar yang ada di Baalbek merupakan misteri yang mungkin di takdirkan untuk kita.

Sumber

10 Peradaban Manusia yang Tenggelam dalam Air

Ada banyak kisah tentang hilangnya atlantis, beberapa cerita bahkan sedikit mengerikan mengenai atlantis. Seperti yang dijelaskan oleh Plato pada 360 SM, namun selain atlantis yang masih misteri ada banyak tempat-tempat di dunia yang tenggelam di dasar laut yang masih bisa ditelusuri kisahnya. Bahkan masih banyak sisa-sisa kejayaan kota tenggelam tersebut.

Berikut 10 Peradaban Kuno yang Terkubur dalam Air:

1. Heracleion, Mesir



http://www.athba.net/

Orang-orang yunani kuno menamakannya heracleion dan orang mesir kuno menyebutnya thonis.
Terletak di pantai utara Mesir dan ditetapkan sebagai salah satu kota pelabuhan terpenting dari Mediterania. Baru-baru ini dilakukan penggalian setelah 1.200 tahun terkubur di bawah air, Thonis (Heracleion) kini sedikit demi sedikit terkuak rahasianya.
Beberapa Artefak yang dibawa ke permukaan menunjukkan bahwa heracleion pernah menjadi pusat perdagangan besar dan kota pelabuhan yang ramai. Lebih dari 60 bangkai kapal kuno juga ditemukan di sini, bersama dengan ratusan jangkar, koin, berbagai patung Yunani dan Mesir, dan barang barang kuno yang diperkirakan pernah menghiasi kuil kota heracleion. Bangunan Kuil-kuil juga tetap berdiri utuh, lengkap dengan tempat persembahan kepada para dewa Mesir kuno.
Kota ini pernah sebagai pelabuhan utama di Mesir, sekitar 664-332 SM. Sekarang, kota ini jauh berada dari bibir pantai.

2. Phanagoria, Rusia

http://www.athba.net/

Phanagoria adalah sebuah kota kuno kisah fiksi dan mitologi menjadi kenyataan. Menurut sejarah Romawi, terjadi pemberontakan pada 63 SM berakhir dengan sebagian besar dari kota dibakar dan istri dan anak-anak dari raja Mithridates VI dibunuh oleh massa yang marah. Selama bertahun-tahun, itu semuanya adalah cerita fiktif belaka. Sampai suatu ekspedisi arkeologi menemukan kuburan bawah laut di Phanagoria sebuah batu nisan yang bertuliskan, "Hypsikrates, istri Mithridates VI".

Phanagoria adalah kota Yunani terbesar yang sekarang berada di wilayah Rusia. Terletak di Laut Hitam, dibangun pada abad ke-6 SM dan sekarang sekitar sepertiga dari kota phanagoria terkubur di bawah air, sehingga mendapat julukan Atlantis dari Rusia. Banyak dari bagian kota tertutup dengan pasir, termasuk struktur pelabuhan bersama dengan sejumlah besar artefak yang ditinggalkan oleh orang-orang yang pernah tinggal di sana.

Kota yang berjaya selama lebih dari 1.500 tahun, namun mulai ditinggalkan pada abad ke-10. Tidak ada yang benar-benar tahu mengapa kota ditinggalkan,kemungkinan menguak rahasia kota itu masih terbuka, itu yang menarik perhatian arkeolog sejak abad ke-18.

3. Istana Cleopatra, Mesir

http://www.athba.net/

Bagian dari kota tua Alexandria kuno ini berada di dasar laut, berusia lebih dari 2.000 tahun menjadi target dari penggalian dalam beberapa dekade. Ini adalah proses penggalian dalam menguak rahasia yang panjang dan melelahkan, karena keruhnya air dan jarak pandang yang buruk menghambat proses penggalian dan arkeolog kini telah menjaga kota selama beberapa generasi.

Situs yang terdiri dari istana, candi, barak militer dan pos-pos, dan sebagian kota, sebagian besar belum terjamah selama berabad-abad. Para arkeolog telah menemukan kompleks istana tempat di mana dia melakukan bunuh diri.

Patung granit besar masih teronggok di dasar laut. Serangkaian gempa bumi mengguncang daerah ini antara abad ke-4 dan abad ke-8, menenggelamkannya ke dasar laut.

Lumpur dan pasir telah dibersihkan dari kuil dan patung, dari patung ayah Cleopatra dan anaknya, dan berbagai artefak dari ukuran yang terkecil. Patung-patung kecil, perhiasan, jimat, tembikar dan kapal semuanya telah dibersihkan. Pada tahun 1994, arkeolog menemukan reruntuhan Lighthouse of Alexandria, salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno.

Ada rencana untuk membuka situs untuk wisatawan dengan membangun museum bawah air yang akan membuat pengunjung melihat sisa-sisa kota bawah laut namun tanpa menyelam, meskipun proyek itu masih terkendala oleh pendanaan.




4. Shicheng, China

http://www.athba.net/

Kota Shicheng di cina didirikan kira-kira 1.300 tahun yang lalu, dan pembangunan kota memakan waktu sekitar 300 tahun. Arsitektur khas kota termasuk bangunan dinasti Ming dan Qing, dimulai pada tahun 1368.
Seluruh kota itu sengaja ditenggelamkan pada tahun 1959 - dan Lebih dari 300.000 warga direlokasi,itu berarti meninggalkan rumah leluhur mereka.
kota itu ditenggelamkan untuk pembangunan Xin'an Dam dan pembangkit listrik tenaga air. Hari ini, kota berada di bawah air sekitar 40 meter, dan itu berarti itu sangat terawat baik.
Sebagian besar bangunan kota tidak sepenuhnya hilang. Pada tahun 2001, pemerintah China memberikan ijin untuk mengeksplorasi kota itu lagi, dan menemukan bahwa batu yang berumur berabad-abad yang luar biasa masih utuh dan terawat baik. Tembok kota dari abad ke-16 masih berdiri, dan begitu juga lima gerbang pintu masuk kota dan banyak patung. Reruntuhan kuno kini dalam proses untuk ditemukan kembali dan kembali dipetakan dengan semangat baru untuk arsitektur yang hampir hilang karena tujuan pembangunan.



5. Olous, Yunani

http://www.athba.net/

Ketika semua kota kuno yang tenggelam sulit dijangkau karena kedalamannya, atau karena situs itu dilindungi untuk keperluan penggalian arkeologi, tapi tidak dengan sisa-sisa kota olous yang merupakan sisa peradaban Minoan ini, sisa-sisa kejayaan kota olous dapat di akses oleh semua orang.

Olous berada di ujung timur laut Kreta, dan merupakan kota yang berkembang dengan penduduk mencapai sekitar 30.000 - 40.000. Diduga pada masa jayanya kira-kira sebelum 800 masehi, kota itu dibangun tidak di atas tanah berbatu, melainkan dibangun diatas pasir pantai. Sebuah gempa bumi besar melanda, dan kota secara perlahan bergeser dan tenggelam ke perairan sekitarnya.

Sekarang, penyelam dan perenang snorkel dapat menjelajahi reruntuhan kota kuno. ketika laut surut dan Air jernih menjadi kesempatan yang sempurna untuk menjelajahi reruntuhan di bawah air, dan kadang-kadang masih bisa ditemukan berbagai artefak. Dinding kota kuno masih terlihat di atas air, menunjukkan bahwa kota berada di cekungan. masih terlihat juga sisa-sisa mural dan bekas lantai dari bangunan.



6. Mulinafua, Samoa


http://www.athba.net/


Lapita adalah penduduk asli Mikronesia dan Polinesia. Mereka menetap di sebuah pulau setelah meninggalkan Asia Timur pada sekitar 2.000 SM, dan setelah 500 SM mereka telah berkembang dengan membangun banyak pemukiman di seluruh kepulauan Pasifik. suku lapita adalah Nelayan dan pelaut sangat terampil, banyak peninggalan budaya mereka seperti tembikar yang sangat khas.

Penemuan lebih dari 4.000 dari pecahan-pecahan tembikar yang khas di lepas pantai pulau Samoa Upolu telah menunjukkan bahwa sebuah pemukiman kuno yang sekarang terendam di bawah perairan Pasifik adalah salah satu desa Lapita di daerah itu.

Para arkeolog memperkirakan pembangunan situs itu dimulai sekitar 3.000 tahun yang lalu, selama periode migrasi dan pembangunan pemukiman di seluruh pulau. Situs pulau samoa Upolu adalah satu-satunya situs hunian suku Lapita di Samoa Amerika yang bisa ditemukan. para arkeolog percaya masih banyak tempat hunian lapita yang belum ditemukan di kawasan itu. 



7. Teluk Cambay, India

http://www.athba.net/

Pada tahun 2002, reruntuhan kota yang sangat kuno ditemukan Teluk Cambay, india. Berada di kedalaman hampir 40 meter dibawah air, ditemukan secara tak sengaja oleh sebuah organisasi yang sedang melakukan studi pencemaran air.
Selama beberapa dekade arkeolog berpendapat tentang asal-usul misterius "Harappan" (Lembah Indus) adalah peradaban yang berkembang di tempat yang sekarang menjadi wilayah Pakistan dan India barat laut dari sekitar 3000 SM.Sekarang, temuan baru oleh para ilmuwan India yang bekerja di Teluk Cambay menunjukkan bahwa Harappan adalah peradaban dengan budaya canggih yang berkembang pada akhir Zaman Es terakhir yang kemudian tenggelam oleh naiknya permukaan laut
Potongan tembikar, manik-manik dan patung-patung telah digali dari kota ini baru ditemukan, bersama dengan tulang manusia dan gigi. Penelitian menunjukkan Sisa-sisa manusia yang telah ditemukan mereka berusia hampir 9.500 tahun.
Pada saat itu, ketinggian air laut jauh lebih rendah daripada sekarang ini. Kota kuno ini akan yang berada di dekat garis pantai, akhirnya ditelan oleh air yang naik setelah mencairnya es dari zaman es terakhir.



8. Titicaca, Bolivia/peru

http://www.athba.net/

Sebagai danau tertinggi di dunia, Danau Titicaca telah lama menjadi misteri. Bahkan hingga saat ini, penduduk setempat percaya ini adalah danau suci, kedalaman dan kesulitan dalam menyelam di danau membuatnya sangat sulit untuk menguak rahasianya.
Baru-baru ini, tim menyelam dari Akakor Geografis Menjelajahi untuk mendokumentasikan reruntuhan yang mereka ditemukan di dasar danau. Para arkeolog menemukan reruntuhan kompleks candi kuno pra- suku Inca. Diperkirakan berusia sekitar 1.500 tahun, kompleks termasuk sebuah kuil, jalan, dinding, dan tanah yang akan digunakan untuk menanam tanaman.
Penemuan terinspirasi dari cerita turun temurun dari warga setempat. Kisah-kisah yang menceritakan sebuah kota kuno yang hilang di bawah danau, dan sampai saat ini, berbagai teknologi belum cukup untuk eksplorasi lebih dalam. Kompleks candi ditemukan hanya sekitar 20 meter dibawah air.
Menurut cerita, danau titicaca adalah lokasi tempat kelahiran seluruh peradaban suku inca. Sudah lama dikatakan situs kota kuno yang disebut Wanaku, dan itu juga dikabarkan menjadi tempat penimpanan terakhir emas dicuri oleh penakluk Spanyol dan kemudian hilang.
Banyak artefak telah ditemukan, termasuk fragmen emas, patung keramik, patung-patung batu dan kapal, tulang manusia dan hewan, dan wadah dupa.



9. Atlit Yam, Israel

http://www.athba.net/

Atlit yam adalah nama yang diberikan pada beberapa pemukiman Neolitik ditemukan di sepanjang pantai Carmel. Situsyang meliputi sumur batu kuno, fondasi untuk rumah dan bangunan lainnya, fondasi bulat, dan jalan kuno. Diperkirakan bahwa bangunan yang dibangun antara 7550 dan 8.000 tahun yang lalu, dan itu diyakini tenggelam disebabkan oleh tsunami melanda daerah tersebut, atau disebabkan oleh letusan gunung berapi.

Sisa-sisa kerangka manusia juga telah ditemukan di situs tersebut, termasuk kerangka dari 65 laki-laki, perempuan dan anak-anak. Penelitian kerangka menunjukkan bahwa sejumlah orang meninggal akibat tuberkulosis.
Batu dan alat dari tulang juga ditemukan, bersama dengan bibit tanaman seperti rami dan padi. Itu menunjukkan bahwa mereka adalah sebuah komunitas yang tidak hanya bergantung pada perikanan, tetapi juga memiliki hewan peliharaan dan dasar pertanian.



10. Baiae, Italia

http://www.athba.net/

Baiae adalah sebuah kota Romawi kuno. Ini adalah tempat kaum elit, orang kaya dan terkenal, sebuah tempat liburan bagi orang-orang seperti Julius Caesar dan Nero. Bagian dari daya tarik baiae adalah sumber air panas sebagai sumber air panas untuk mandi dan spa.

Pada abad ke-8, setelah islam masuk ke eropa dan menguasai kota baiae, kota baiae akhirnya ditinggalkan pada sekitar tahun 1500. karena bertempat di dataran teluk, air yang naik dan perlahan-lahan membanjiri kota.

Sekarang, seluruh situs digunakan untuk penyelaman arkeologi, di mana pengunjung dapat menumpang perahu dan berjalan di atas reruntuhan atau bahkan menyelam di reruntuhan.

Situs yang sangat besar, terdapat patung Odysseus , pelabuhan yang digunakan oleh Marcus Vipsanius Agrippa di 37 SM, villa, dan banyak sisa-sisa peninggalan kuno. Ada juga villa Pisonian, yang dibangun pada abad pertama SM yang dimiliki oleh kaisar Nero - setelah ia merebutnya dari sebuah keluarga yang telah berkomplot melawan dia. Penyelam juga dapat menjelajahi kompleks pemandian dan menelusuri bekas jalan-jalan Romawi kuno.